Selasa, 01 Januari 2013

Cerpen :)


Kebersamaan Yang Indah

        Sebuah pengalaman yang tak dapat aku lupakan, yaitu saat aku berada ditengah-tengah orang yang menyayangiku. J
        Berawal dari hari yang penuh galau, masalah kecil yang  membuat kita salah paham dan banyak makian ke egoisan dan penuh emosi. Aku sadar kegalauan ku hari itu tak ada gunanya. Aku merasa ada sesuatu yang hilang saat kita bertengkar, sesuatu yang sangat tak kusukai. Egois dan emosi mendera hari itu. Aku meminta solusi pada teman-temanku, aku dinasehati ini itu, gak boleh begini gak boleh begitu. Yeah itulah gunanya sahabat hehe
Makasi untuk sahabatku yang selalu menghiburku dan selalu memberiku sejuta solusi J

Back to story …
        Karna saat kita bertengkar kamu malah meninggalkan charger HP di kostan,   hmm yang otomatis HP mu itu pasti akan mati karna gak ada batrenya. So aku pun berinisiatif untuk mengantarkannya ke rumahmu, sekalian biar bisa bertemu dengan mama dan bapak yang sudah 2 minggu ini liburan di Bandung. Hehe
        Singkat cerita kita telah melupakan masalah yang lalu, rasa rindu mulai kembali mengiang dipikiranku, rindu ingin memperbaiki semua ini, ingin bertemu dan saling menyayangi lagi, apalagi dengan celoteh yang aneh dan absurd yang membuatku kangen dengan semua kekonyolan hubungan kita ini.
Malam yang dingin menyelimuti kerinduanku padamu, aku ingin segera bertemu denganmu juga keluargamu. Hmm suatu yang sangat kurindukan adalah ketika aku bermain kerumahmu dan disana ada orangtuamu. Aku sering menghayal bahwa suatu saat nanti kita menjadi sebuah keluarga yang utuh dan menyatu antara keluarga besarku dan keluarga besarmu J sesuatu yang sangat aku impikan dan aku cita-citakan bersamamu.
Ke esokan harinya aku bangun pagi-pagi dan bersiap untuk berangkat menemuimu. Aku berdandan rapi agar aku terlihat cantik saat bertemu mama dan bapak. . hihi
Hari ini sangat cerah membuat hatiku ikut ceria dan senang, aku membelikan makanan kecil untuk calon mertuaku hahai :p
Aku pergi dengan hati yang senang, tak sabar ingin bertemu dengan calon mertua. Terlebih aku kangen Abii ku my sweet heart jhaha
Tak berselang lama setiap daerah aku melewatinya sambil tetap tak hilang kontak dengan Abii ku, sms-an sampai kita bertemu. Dan sms yang dia kirim terakhir adalah begini isinya : “Hehe abi akan menjemputmu cinta ku”. Yah begitulah aku ingin segera bertemu denganya dan juga keluarganya, meski jujur saat itu aku gugup dan deg-degan menyelimuti hati dan pikiranku.. haha lebaaay ckck
Saat bertemu pertama kalinya aku pura-pura masih kesal dengan kelakuannya beberapa hari  yang lalu ketika dia meninggalkan ku pulang duluan huhu. . Tapi, itu tidak serius aku hanya membuatnya kaget saja haha (ke isengan ku membuat kita mulai bercanda dan tertawa hahaha :D) Dia membalas ku, katanya dirumah lagi banyak keluarganya, dan aku pun takut dan mulai gemetaran karma gugup huhu T.T
Gerbang rumahnya pun mulai dia buka, akupun masuk dengan sejuta rasa gugup ckck Dan saat mengucapkan salam..
“Assalamu’alaikum” ucapku dan Abii.
“Wa’alaikum salam” jawab mama (calon mertua aku tuh hihi) sambil berdiri dan aku pun masuk menyodorkan tanganku untuk sun tangan.
Tak terlihat sosok bapak disana, tapi sesaat kemudian bapak keluar dari mobil yang sedang terparkir digarasi rumah itu. Haha lucu c bapak keluar sambil tersenyum dan aku langsung menyodorkan tanganku untuk memberi hormat (eitts hormat disini bukan hormaaaaat grak, tapi sun tangan mmuah :* haha)
Disana sudah mulai terjadi perbincangan yang menyenangkan, saling menyanyakan kabarku dan kabar mama papaku juga hehe
Alhamdulillah semua baik dan sehat J Oia tadi saat aku pertama bertemu mama, kita berpelukan melepas rasa rindu. Emmh kalo dihitung terakhir kita bertemu adalah saat Abii dulu sakit dan aku menjenguknya, saat itu mama bapak ada di Bandung dan aku mengunjunginya. Hehe

Back to story…
Alhasil karma aku memiliki basic rempong dan riweuh kalo lagi ngobrol, aku pun mudah berbaur dengan obrolan-obrolan ringan saat bercerita dengan mama dan bapak hehe
Abii ku hanya tersenyum dan tertawa saat kami asyik bercengkrama, hmm seperti keluarga sendiri saja. Kita begitu menyatu, aku senang bisa ngobrol banyak dengan mama, karna banyak pengalaman yang harus dibagi dengan calon menantunya ini hahai
Melihat begini c abiiw malah menyuruhku menonton di kamarnya, bukan nonton blue film ato horror yang berbau pornonya. Tapi yang kita tonton adalah film korea yang menceritakan geng Sunny yang terkenal se antero Korea.. filmnya begitu seru hingga aku focus menontonnya, laah kok jadi nyeritain film sih lanjut ah ckck
Tak terasa waktu bergulir dan siang ini mama bapak harus pulang kembali ke Cianjur. Hmm keadaan yang sedang rempong itu membuyarkanku akan kisah-kisah dalam film itu haha
Saat-saat sedang mengemasi barang, mama menyuruh Abii ku memasak telur dadar yang katanya enak itulooh haha itu kan resep dari akoh ckck (somboooong). Mama pun menemaniku ngobrol di kamar, sedikit cerita yang menguak kebenaran yang ada dalam keluarganya hahaha
Begini ceritanya…
“Dahulu kala saat mama masih gadis mama merawat bayi orang, selalu menimang-nimang anak orang lain. Karna mama ingin punya anak akhirnya mama nikah dan dikaruniai 3 orang anak yaitu Teteh, kg Encep, dan kg Ujang. Saat itu mama masih ‘kabita’ dengan orang lain yang punya anak banyak. Mama dan bapak pun memutuskan untuk memiliki anak lagi, dan program KB nya di buka, lahirlah kg Dikdik, Kaka(Andi) dan Deden (Abii ku). Naah yang menarik dari cerita ini adalah saat mama sedang hamil anak terakhir. Saat itu mama ingin sekali punya anak perempuan, karena dari anak kedua sampai kelima semuanya laki-laki.. (hmm ingin anak perempuaaaan, Kata mama). Tapi pas lahiran et dah yang keluar malah laki-laki lagi, yaitulah yang keluar adalah Deden Indra Maulana yang sekarang telah menjadi pacarku yang sangat aku sayangi hehe.
Mama teh pingin banget anak perempuan, terus katanya tetangganya ‘ibu najong budak nya, jadi weh babarna pameget deui’ Jujur saat mendengar cerita mama yang itu aku ketawa ngakak guling-guling hahahahahaaa :D mama lucu banget sih nyeritanya hehe. Lanjut maah J Iya jadi pas udah lahir Deden ah mama mah pasrah aja neng dam au digimanain lagi atuh ai dah lahir masa mau dimasukin lagi?? Kan gak mungkin, mama saat itu mensyukuri saja apa yang diberikan Allah ke keluarga mama, Deden itu anak yang baik dan sholeh, jadi mama paling menyayanginya.
Yah gitu we neng cerita dulu mama pas punya anak the da segalanya juga ada sejarahnya yah neng J (aku Cuma senyum-senyum manis aja denger mama cerita dan menanggapinya dengan sangat antusias, karena yang sedang didengarkan adalah cerita saat-saat Abii ku dilahirkan hahaha lucuuu aslina :p ).
Mama doain mudah-mudahan punya anak teh cing sholeh n sholehah, baik n nurut sama orangtuanya. Hehe aku pun meng-amin kan (amiiiin). Sok neng sama Deden mudah-mudahan jadi jodoh yah, cing dipaparin kabahagiaan hehe (amiiin) kembali aku meng-amin kan.”
Cerita kami terputus karena c Abii dateng terus balik lagi ke dapur, yah gitu dweh kaya yang gak mau kehilangan moment indah itu haha (masak mah masak we atuh sayangg hahahaha). Abii malah nanyain.
“Lagi cerita apa siih ? meni seru gitu hehe”
“Ahh ada dweh, gak akan bilang-bilang yah maah hihi” aku dan mama saling berpandangan haha
Dan akhirnya mama keluar dan menyiapkan makan untuk kita hehe (asyiik makan makan hahai). Aku mulai menata siap-siap mamam bareng calon mertua, eeh aku suruh aja mama makan dulu, kan mau pergi ke Cianjur masa gak makan dulu sih.. aneeeh,, “mama mah bawel iih nyuruh mam wae ai mama teu mam gera.. huhu” abii pun kukulutus haha
Tapi karena aku yang membujuknya akhirnya mama ikutan mamam dweh hehe, tapi alas nasinya meni secuil iih.. dikit banget abis itu malah dimasukin lagi ke mejikom da ‘wareg’ katanya ckck
Tak lama berselang bapak dah gak tahan aja pengen cepet-cepet pulang, mama yang lagi rempong berkemas juga ikut kukulutus. “Tuh da kitu jiga budak alit neng, ai di Cianjur hoyong geura-geura ka Bandung, ai tos di Bandung hoyong geura-geura ka Cianjur. Tapi da dimaklum we neng hehe” mama malah curhat haha
Aku pun ikut rempong membereskan sisa makan barusan, aku pun inisiatif untuk mencuci piring, eeh mama malah nyegah aku. Terus perdebatan sengit terjadi disitu, hingga aku berhasil menaklukan mama. Haha akupun mencuci piring dengan semangatnya. Saat sedang sibuk mencuci piring a.k.a gegeroh. Mama memeluk ku dan aku pun sun tangan, mama mengajak ku ke Cianjur, tapi apa mau dikata aku kan kuliah jadi mana bisa tinggal dulu di Cianjur untuk berlibur.. hehe  Aku pun salam sama sodara-sodara Abii ku, sampai ke keponakannya pun aku mulai mengakrabkan diri hehe
Tibalah saatnya mama, bapak, kg Ujang/kg Encep entahlah aku suka tertukar haha mereka melambaikan tangannya. Dadaaaah mereka pamit dan aku berpesan pada mama, mudah-mudahan diselamatkan sampai tujuan n mama bapak sehat selalu J hehe Amiiin
Aku pun melanjutkan kerjaanku cuci piring ditemani sang pacar Abii ku hehe
“Gimana sayangg, seneng gak hari ini? hehe”
“Hmm seneng sayangg, makasi yah udah mendekatkan umii dengan keluarga abii J
“Iya sama-sama sayangg ku hehe”
Tugas cuci mencuci piring pun selesai dan aku beristirahat di kamar lagi. Abii pun melihatkan ku rekaman video mama bapak, foto-foto gokil dan video absurd lainnya. Haha seru melihat keluarga ini, ingin rasanya aku masuk dan berbaur lebih dekat dan sering seperti ini hehe
Aku merangkul Abii ku, aku kangen abii J dia pun merangkul ku dengan penuh kasih sayang. Bukan aku kalo sedang so sweet-so sweetnya malah becanda. “Mulai dweh umii mah becanda wae haha ini yang bikin abi kangen teh hehe”
“Umi juga kangen sayang, kita jangan berantem lagi yah. Umi pengen kita kaya gini terus jangan emosi-emosian n egois terus yah”
“Iya sayangg J
“Abii bau aceem, mandi gih masa aya kabogoh teh meni gak wangi hehe”
“hmm iya iya dwehh” akhirnya abii pun mandi.
Beberapa saat setelah mandi, dia kembali dengan wajah yang fresh dan wangi. Hmm cini-cini sayangg pengen difoto lah hehe Dan abii malah mengeluarkan kamera hehe
Aksi narsisme pun terjadi diantara kita, jepret sana jepret sini, dengan pose yang berbeda-beda kita bergaya didepan kamera. Haha kita lucu dan menyenangkan saat itu. Hehe
Waktu sudah sore, tiba saatnya aku pulang. Dan memang sebelumnya aku sudah di telfon untuk segera pulang. Alhasil kita bersiap untuk pulang, dengan diantar Abii ku hehe J
Aku pun bersiap dan pamit ke Kaka yang asyik nonton TV ckck kita berdua pun capcus untuk pulang ke rumah hehe
Perjalanan yang terasa lama karena macet ini tak terasa jika disamping ada sang pacar yang setia menemaniku hahai Abii ku bilang “Abii bakal nganterin Umii sampe umi naik angkot kea rah Baleendah” aku pun berpamit dan mencium tangannya. Dadaah abii, hati-hati yah sayangg J makasi untuk hari ini hehe

Sesaat aku berfikir, betapa bahagianya aku hari ini. Dapat bersama dan bersenang-senang dengan keluargamu Abii ku. Aku sangat ingin menjadi bagian dari keluargamu, ini impianku saat ini selain sukses dan membahagiakan orang tuaku. Aku merasakan kebahagiaan yang tak terhingga saat bersama dengan keluargamu, aku ingin sekali menyatukan keluarga besar kita. Beginilah rasanya memiliki seseorang yang aku sayangi dan hubungan kita dikaruniai Restu dan Ridho Allah SWT dan Orangtua kita ^_^ aku sangat bersyukur. Alhamdulillah ya Rabb untuk hari ini, tak akan aku lupakan saat-saat seperti ini. Panjangkanlah umur kami dan sehatkanlah kami, lindungi kami dari marabahaya dan selamatkan kami di akhirat kami, agar kami dapat saling bertemu suatu saat nanti dengan keadaan yang baik. Satukanlah keluarga kami ya Allah.. Amiin J
Disini aku dapat bersyukur, betapa beruntungnya aku yang memiliki orang-orang yang menyayangiku, aku tak ingin membuat mereka kecewa. Untuk Abii ku, maafkan Umii mu ini jika aku sedang khilaf memarahimu, membuatmu kesal dan bete tolong maafkan aku. Karma dasarnya aku sangat menyayangimu, jika nampak sisi buruk ku anggaplah itu bukan aku, aku hanya Umii yang bisa menyayangimu dan menjaga hubungan ini sebaik mungkin. Agar kita bisa menikah dan menyatukan keluarga kita. Hanya itu harapan Umi untuk Abii ku saat ini dan nanti.
Kita jaga yah hubungan baik kita, jangan sampai masalah kecil membiarkan egois dan amarah menguasai kita. Kita titipkan saja semua ini pada Allah, kita selalu berdoa yah dan yang pasti kita harus berusaha J Okey sayangg.. mmuach :* semangaatt :D
Cerpen ini untuk Abii ku.. maaf yah kalo belum sempurna, karena kesempurnaan hanya milik Allah SWT dan kekurangan hanya milik Dorce Gamalama, et daah maksudnya hanya milik kita manusia hehe J
XO XO Peyuk Cium Peyuk Cium mmmuaach buat Abii ku hahai

S E K I A N


Created By.
KiaZakia_04 Maret 2012

Senin, 24 Desember 2012

Salah Satu Keajaiban Menulis :


Jenuh

Bolehkah aku mengeluh? merenungkan apa yang tak ku ketahui.
hati terkapar entah dimana, menjadi bimbang atas apa yang kurasakan malam ini.
cinta..? Bukan karna cinta aku begini.
karna dengan cinta yang kujalani saat ini dapat membuat hidupku bewarna, ceria dan penuh canda tawa, bahagia yang dirasakan saat sedang jatuh cinta.
Lalu apa yang kurasakan?
bukankah kegalauan timbul karena adanya masalah yang menimpa?
tapi apa?
adakah seseorang yang mengetahui sebenarnya aku kenapa..? pertanyaan demi pertanyaan ku tanya pada diriku sendiri.
tentang apa yang kurasa tentang apa yang ku gundahkan. dan tentang apa yang orang lain tidak tahu.

Begitu banyak yang ingin kutuliskan, banyak yang ingin aku ceritakan, banyak pula yang ingin aku keluhkan.
Titik kejenuhan ini membuat kepalaku ingin pecah.
seperti terbelah dua untuk pikiran yang berbeda.
Kisahku yang bahagia selalu bersama kekasihku teman dan orang-orang disekitarku dan kisahku yang sedih entah dengan siapa dan apa.
Aku ingin bercerita dengan menulis disini, semoga apa yang kuceritakan dan ku keluhkan dapat diterima.
aku tak butuh solusi yang berlebih dan tegas dan menyakitkan. menyuruhku ini dan itu aku tak mau !
Jengkel dengan sikapku yang keras seperti ini??
hmm aku pun jengkel merasakannya.. :(

Galau tapi tak tau apa yang di galaukan sangat menyakitkan hati.
seakan berperang dengan diri sendiri, berdebat dengan batin yang kumiliki.
lalu pada siapa aku mengadukan apa yang kurasa ini?
menurutku hanya Tuhan yang dapat mengetahui apa yang kualami.
Dia yang tau apa yang ada di hati, yang tau apa yang ku jenuhkan, yang tau apa yang ku galaukan.
hanya terus berpasrah akan ujian yang diberikan TUhan.
aku harus sanggup melewati semua ini, melewati kejenuhan hati sendiri saja.
jangan biarkan orang lain tau apa yang ku rasa.
Bukan aku jika aku tak tertawa dan tak tersenyum, bukan aku jika aku tak humoris dan tak menyenangkan.
Jadi, apa diri ini sekarang sedang tidak ingin diganggu?
butuh waktu sendiri untuk merenungkan apa yang kurasakan.
biarkan jari jemari ini menari di atas keyboard notebook ku untuk menulis.

Lihatlah, pandanganku kosong entah kemana.
jiwaku ada tapi tak merasa peka terhadap apa yang ada disekitar,
apa aku jahat membiarkan orang lain bicara dan aku sendiri tak menanggapi pembicaraan mereka?
Aku mungkin sedang dilanda ke egoisan yang tak aku ketahui kapan datang dan perginya.
aku pun tak tau apa yang akan terjadi jika ke egoisan itu datang saat aku bersama orang-orang yang menyayangiku.
apakah mereka akan pergi meninggalkanku? ataukan mereka merangkulku dengan bertanya kenap aku, apa yang terjadi padaku.
Mungkin aku hanya wanita yang lemah saat menghadapi situasi seperti ini.
bukan wanita yang tegar dan selalu kuat saat menlewati ujian dari Tuhan,
tak seperti biasanya aku rapuh begini.
menjadi wanita yang merasa tak berguna dan tak bermanfaat.

Tapi aku ingin meyakinkan bahwa aku baik-baik saja.
biarkan orang lain tau aku selalu ceria dan selalu bahagia.
biarkan aku selalu kuat dan tegar saat melewati ujian Tuhan.
biarkan hati yang rapuh ini tergantikan dengan hati yang kuat nan keras seperti batu.
Menjadi orang yang dicintai dengan kebaikan yang telah kuberi.

Huft........ ;(
sebal sekali harus menghibur diri dengan memuji dan menguatkan hati sendiri.
bukan ide yang bagus untuk bersifat positif.
ingin sekali aku berteriak melampiaskan kekesalan hati ini.
Ingin sekali aku terjun dari gedung tertinggi yang ada disini, (sayangnya gak ada gedung tinggi di Baleendah -_-)
[BUNUH DIRI] ? ?
terdengar menakutkan..
Tapi tenang saja, aku bukan tipe orang yang mudah putus asa dan ingin mengakhiri hidup begitu saja saat tertimpa masalah.
gak tega dong ortu aku yang udah membesarkanku dari kecil hingga sekarang,
kasihan dong pacar aku tersayang kalo liat kenyataan wanitanya mati bunuh diri T.T brr menyeramkan
Bukan tipe gue banget bunuh diri kaya gituan.

Astagfirullohaladzim ya Allah..
aku kan masih punya agama, masih punya Allah yang slalu ada buat aku saat aku galau seperti ini.
apakah ada orang yang bisa menolong kalo aku disiksa di akhirat karena aku bunuh diri?
Allah akan marah kalo aku gegabah kaya gitu.
tapi untungnya aku wanita yang masih punya perasaan dan hati nurani.
Alhamdulillah :)
meskipun apa yang kutulis diatas begitu menyeramkan, tapi aku gak akan sudi melakukan hal seperti itu.. ckck
Aku masih muslim dan aku ingin mati dalam keadaan khusnul khotimah :)
semnyum dulu dah di paragraf ini mah ckck

emmhh... kalo dipikir-pikir apa yang terjadi dengan aku sekarang ini karena jenuh dengan kegiatan kuliah yang gitu-gitu aja.
monoton gak ada kegiatan lain.
Boleh juga sih semester ini aku bisa banyak pengalaman main kesana kemari ma temen-temen.
bisa tau tempat yang belum pernah aku datengin.
tapi tetep aja kalo dah masuk ke kelas jenuhnya kumat lagi huhu (o_O)`
ingin dagor dagorin kepala ke tembok yang penuh busa kalo ada mah.
sayangnya gak ada, rata-rata semua tembok keras huhu lagi...

Maaf kalo bahasa yang diatas udah gak di ikutin lagi, sekarang image serem n menakutkan aku perlaham memudar digantikan aku yang unyu-unyu.
waah?? jangan-jangan aku punya kepribadian ganda? T.T
menakutkan punya kepribadian ganda. jauh-jauhlah penyakit kaya gituan.
Gimana kalo aku lagi disamping c oppa sayang tiba-tiba gaplok ato marah-marah gak jelas?
gimana juga kalo aku tiba-tiba gak kenal ma c oppa dan aku mengatakan namaku Siti Markonah yang kejam dan menyeramkan?
hmm jangan dweh, kasian c oppa kalo dibikin kaya gitu..
takutnya dia ninggalin gue lagi huhu (amit-amit ya Allah.. cing jarauh nukaritu patut teh)

Pikiran yang tadi sempet mumet dengan ketidaktahuanku terhadap apa yang aku rasa ini mulai memudar.
aku mulai tenang dan bisa mengambil sikap dan mengendalikan diri sendiri.
Ternyata benar yah, kekuatan menulis itu sangat ampuh untuk orang yang sedang jenuh, galau, sedih ato apapunlah itu ckck
yang jelas sekarang aku lebih tenang dan bisa menjadi diri yang unyu-unyu lagi.
Aku akan nulis kalo hati aku lagi jenuh.
mau sebanyak dan sesedikit apapun tulisan itu,
aku yakin tulisan yang aku buat saat jenuh dan galau itu akan membantuku untuk keluar dari masa sulitku.
terlebih masa sulit yang ku alami bersama diriku sendiri.
Biarkan orang lain tau aku yang menyenangkan dan selalu tertawa :D
aku boleh jenuh dan galau di tempat ini saja,
di Notebook kesayanganku yang ku namai Bella Blue \[^_^]/
*emotion nya udah ceria tuh*
hahaha
ada haha nya juga tuh..

Gitu dong Sintayanti Zakiah Darajat !!!!
jangan biarkan sikap egois tertanam di diri kamu, beri kebahagiaan untuk orang lain.
jangan bosan untuk selalu membuat orang lain tersenyum.
Ingat lo, hidup ini indah jika di syukuri, banyak kenikmatan yang kita tidak tau saat ada dalam keadaan jenuh.
lupa akan apa yang dimiliki. bingung dengan apa yang akan dilakukan.
buang jauh-jauh dweh sifat kaya gitu kalo lagi move on..
Isi hari-hari dengan penuh semangat dan percaya diri.
Ingat DUNIA AKAN KERAS JIKA DIRI KITA LEMAH, DAN DUNIA AKAN LEMAH JIKA KITA KUAT PADA DIRI SENDIRI !!!*
*dikutip dari kata-kata motivasi yang di berikan Abiiku sayang padaku ketika sedang galau* ckck

yaps... mungkin segini aja kali yaa..
curahan hati yang aku tuliskan disini hanya sekedar bentuk dari terapi yang aku praktekan.
dan terapi menulis itu terbukti lo :)
nih senyum lagi hehe
jangan  bosan melihatku tersenyum yaa..
jangan bosan mendengar keluh kesahku yang kuceritakan saat galau.
Ceritakan dalam bentuk tulisan, apapun itu yang kamu alami di hati.
Jika menulis dapat membantu, jangan takut untuk menulis. Menulislah untuk menfaatmu sendiri.
Setidaknya saat tidak ada satu orang pun yang mampu mendengar keluh kesahmu. ^_^

Zakiaa^^
Minggu, 09 Desember 2012

Kamis, 26 Juli 2012

Kebahagiaan Yang Singkat


          Ingin ku tulis kata demi kata untuk menggambarkan perasaanku saat ini bersamamu. Walau aku memiliki banyak keterbatasan yang membuat gerak langkahku tertahan entah karna sakit yang kurasa ataukah karna putus asa. Aku ingin berjalan dengan bebas, seperti orang normal lainnya yang bisa berlari dengan cepat dan bermain dengan ceria setiap saat. Kenyataanlah yang menjadikanku terpuruk tak berdaya.
          Diawali dengan kejadian yang menurutku tak kusangka dan tak terduga sebelumnya. Aku bersama sahabat baikku pergi bersama untuk membereskan urusan yang mesti diselesaikan, saat itu keadaan tubuhku kurang fit. Pusing di kepala menyerangku saat itu sehingga aku serahkan tanggung jawab kepada temanku untuk mengendarai motor saat itu. Saat ditengah perjalanan terjadi sedikit insiden yang membuatku terkejut dan tak sadarkan diri. Dengan selang waktu beberapa detik tubuhku melayang terpental truk yang melintas di depan motor yang kami kendarai.
          Entah apa yang terjadi, aku tak sadar saat itu. Yang jelas aku mendengar banyak orang yang ribut dan sibuk membenahi tubuhku dan temanku juga motor yang kami bawa. Tubuhku tiba-tiba kebal dari rasa sakit dan akupun tak tau yang selanjutnya terjadi saat itu. Yang aku tau setelah beberapa hari aku dirawat di Rumah Sakit dan selang infuse yang sudah menancap ditanganku membuat gerakku sedikit linu dibuatnya.
          Tiba-tiba ibuku datang merangkulku yang sedang terbaring tak berdaya, dia menangis menggenggam tanganku erat, mengusap kepalaku lembut. Menciumiku saat aku tersadar dari koma selama beberapa hari yang lalu. Tiga hari aku terbaring tak sadarkan diri. Aku bertanya, mengapa ibu menangis? Ibuku tak menjawab ia hanya tersenyum disela tangisnya yang mengalir saat itu. Aku masih bingung aku tak tau apa yang terjadi saat itu, aku hanya berusaha untuk bergerak memeluk ibuku. Tapi dia mencegahku untuk duduk dan tetap membiarkan aku untuk tetap berbaring. Ada apa dengan ibu?? Hatiku bertanya-tanya…
          Ingin aku mendengar sepatah kata saja dari keluargaku yang satu persatu dating menjengukku. “Ada apa ini??” tapi semua terdiam dan membisu. Aku masih penasaran atas apa yang terjadi, dan saat aku berusaha sekuat tenaga untuk bergerak ternyata kaki sebelah kanan ku terbungkus gips dan perban dimana-mana. Sakit yang teramat yang kurasakans saat itu, ketika aku mencoba untuk menggerakkan kakiku begitu juga rasa sakit yang menyertainya.
          Tuhan.. aku tak bisa menggerakkan kakiku, terasa sakit sekali, aku pun mengerti atas sikap semua keluargaku. Ibuku diam itu hanya untuk menenangkanku, aku tak kuasa menahan tangis. Aku yang sekarang tak bisa bergerak dan kesakitan kini ditangisi banyak orang. Ibu, ayah, kakak, dan saudara-saudaraku semua menyaksikan keterpurukanku saat  itu. Aku lemah, tubuhku gemetar dan sakit yang berpusat di kaki begitu terasa.

***

          Banyak temanku yang simpati untuk menjengukku, melihat keadaanku dan sekedar memberiku semangat. Aku menerima kedatangan kalian sahabat-sahabatku. Aku butuh support, butuh spirit agar aku kuat dalam menerima kadaan ini. Aku hanya bisa menulis disini, ditempat yang orang lain belum tau. Aku merasa tubuhku semakin sakit, menyiksa sekali. Saat dokter datang untuk mengganti perbanku aku sulit menggambarkan bagaimana rasa sakit yang ku rasa saat itu. Aku hanya bisa teriak histeris dan berontak, ingin rasanya aku berlari dan pergi dari ikatan-ikatan dokter dan perawat yang menanganiku.
          Ibuku yang melihatku penuh dengan ketidak tegaan, teman-temanku yang sedang menjengukku melihat aku dengan sedih. Mereka menangisiku yang sedang kesakitan.
          Tak kuduga temanku yang dulu membuatku seperti ini kini membantuku, menyuapi aku makan, merawat dan manjagaku di rumah sakit. Terimakasih telah membuatku tenang dengan keberadaanmu. Tapi itu tak berlangsung lama. Karena aku belum bisa melupakan apa yang kau lakukan padaku sehingga aku tergeletak seperti ini. Aku marah padamu, marah sekali. Tak ingin aku dekat dengan pembawa onar sepertimu, ingin rasanya aku membalas apa yang kurasakan. Tapi aku tak sanggup untuk melakukan semua itu. Hanya kata-kata dan kebencian yang menyelimuti perasaanku padamu. Sungguh aku tak ingin bertemu denganmu.
          Ini semua berawal  dari keberadaan materi orangtuaku yang semakin menipis untuk merawatku dan mengobatiku ke rumah sakit dan membayar obat-obatan. Entah berapa banyak materi yang dikeluarkan oleh orang tuaku untuk mengobatiku. Aku sedih melihat mereka yang kesusahan mencari uang, bingung ku alami. Aku tak sanggup jika melihat orang tuaku terutama ibuku yang selalu menangis melihat keadaanku. Ayahku yang stress karna bingung harus mendapatkan uang dari mana untuk aku berobat untuk bulan-bulan berikutnya. Yang jelas semua gamang, galau karna kesusahan yang dialami keluarga ini. Disitulah aku menuntut keadilan dari semua perbuatan yang pernah dilakukan temanku yang membutku seperti ini.
Sikapku berubah padanya, tak lagi ramah, tak lagi bersimpati. Rasa benci yang membuatku muak melihat wajahnya, hingga orang tuaku mencegah dia agar tidak menjengukku.
Apakah sikapku berlebihan padanya? Ketika dia asyik beraktifitas dan menjalankan kuliah dengan santai? Apa dia tak memikirkanku yang juga ingin merasakan apa yang orang lain rasakan.
Bisa berjalan, berlari, bermain di usia mudaku yang ke 21 tahun ini. Kini semua ku habiskan di tempat tidur saja. Siallll… L

***
Kini siapa yang mau dengan aku yang cacat sementara seperti ini? Tak bisa berkutik apa-apa, tak bisa membahagiakan orang lain, bahkan aku tak bisa mengangkat kakiku sedikit saja. Ini semua rasa sakit yang membuatku menjadi lemah seperti ini. Begitu banyak yang membuatku semangat, sahabat-sahabat yang setia menungguku sehat nanti, orang-orang yang menyayangiku yang menungguku untuk aku bahagiakan. Sekarang aku hanya butuh semangat dan dukungan dari semua orang, aku tak kuasa jika aku mendapat tekanan  yang membuatku semakin jauh dari kesembuhan.
Diantra orang-orang yang menyemangatiku ada seseorang yang sabar menyemangatiku, membuat hatiku tegar dan mencoba untuk aku bisa menerima keadaan yang ada. Aku diyakinkan bahwa aku akan sembuh, aku akan bisa membahagiakannya suat saat nanti. Dialah wanita yang aku sayangi saat ini. Kecantikan hatinya yang membuatku senang saat bersama dengannya. Walau hanya sekejap aku merasakan kebahagiaan bersamanya.
Bolehkan aku merasakan bagaimana bahagianya diperhatikan seseorang saat sedang sakit?? Jangan mencegahku untuk mencintai orang lain, karna aku hanya mencintai dia yang dapat menerima aku apa adanya.
Tak lama aku merasakan kebahagiaan ketika aku bersamanya, dia pergi meninggalkanku. Bukan hanya beberapa hari dan beberapa lama, melainkan untuk selama-lamanya. Dia mampu membuatku semangat karna dia pun mengalami hal yang sama denganku, yang sakit dan tak bisa berjalan tapi dengan kesempatan untuk sembuh sangat besar, sedangkan dia memiliki waktu yang singkat. Penyakit yang menggerogoti tubuh manisnya merenggut semua kenangan dan kebahagiaanku bersamanya. Ingin aku memeluknya, tapi dari awal aku mengenalnya dan aku menyayanginya, kami tak pernah bertemu. Komunikasi terjadi hanya lewat Hand Phone dan Facebook. Aku tak mengira dia memiliki penykit yang berat. Kanker yang dia derita membuat aku tersentak saat aku mendengarnya.
Jika dipikir memang tak adil untukku, sebentar saja aku mendapatkan kebahagiaan begitu cepat pula kebahagiaan itu pergi jauh meninggalkanku. Walau dia hanya member ku semangat lewat telepon, sms, dan komentar di facebook. Tapi semangatnya yang tak dapat aku lupakan. Dia membuatku tak patah arang untuk selalu mencoba untuk sembuh. Berjalan lagi sepertisedia kala, atau hanya sekedar aku kuat dalam menjalani berbagai pengobatan.
Aku kuat karna dukungannya, tak henti dia merangkulku untuk dapat menerima kenyataan dan membuatku bangkit. Aku bisa memperbaiki hubunganku dengan teman yang membuatku seperti ini, juga meredakan emosiku saat aku putus asa dan saat aku kesakitan.
Terimakasih ku ucapkan untukmu kekasih nyata atau tidak.. Entahlah,, tapi yang kurasa mungkin dia hanya seseorang yang dikirimkan Tuhan agar aku kuat melewati ujian ini. Agar aku masih bisa tersenyum saat aku merasakan sakit yang pedih.
Kamu bagai pelita yang menerangiku saat aku merasakan kegelapan, aku merasa aman dan nyaman denganmu, membuatku semangat dan jauh dari putus asa kini kurasakan. Apakah ini kiriman malaikat dari Tuhan agar aku tetap bersyukur walaupun keadaan ku kurang sepeti saat ini.
Indah kurasa walau hanya sementara kurasakan kasih sayangmu, kekasih dalam impianku. Membuatku semakin yakin bahwa aku akan sembuh dengan cepat.
Untuk seseorang yang mungkin merasakan seperti apa yang kurasakan, tolong jaga sikapmu pada teman-temanmu, memang membenci itu tak baik untuk dilakukan. Mungkin semua itu terjadi karena keputus asaan yang terasa saat itu, yakinilah bahwa cinta dan kasih saying dari seseorang akan membuatmu kuat, dan sadar dalam menjalani segala sesuatu saat ujian berat datang menghadang.
Kini aku berdoa untuknya, agar dia berada ditempat yang istimewa bersama Tuhan, dan aku yang akan segera sembuh untuk tetap diberi kekuatan. ^_^

..SEKIAN..

Kamis, 19 April 2012

Tak Habis Untukmu

Seperti embun kau berikan tetesan cinta yang membuatku dapat menjernihkan hidupku..

Seperti mentari kau berikan aku kehangatan kasih sayang yangteramat dalam..

Seperti bulan kau temani aku kala aku kesepian,

dan dalam dinginnya malam kau pancarkan cahaya semangat untuk ku membuka mata di esok pagi..

Menceritakanmu tak ada habisnya..

Seperti angin yang selalu berputar-putar mengelilingi bumi dengan seribu gaya gerak dan bebas teratur dalam jalurnya..

Mungkin tak terbatas untuk ku berikan semua kata-kata yang menyiratkanmu.. 

Karena kamu adalah seseorang yang selalu membuatku terinspirasi, termotivasi, dan semangatmu yang selalu membuatku menggebu untuk melakukan segala hal yang menyenangkan bersamamu.. 

Tak ada kalimat yang terindah selain kata-kata yang kau lontarkan untuk ku.. kata-kata cinta dan sayang yangselalu terucap darimu.. :)


Aku.. 

Mencintaimu, setulus hatiku.. seperti embun, mentari, bulan dan angin yang selalu setia mengitari bumi yang luas..

Begitupun aku padamu hubby ;)

Kamu..

Seseorang yang sangat berharga untuk ku.. tak akan aku sia-siakan keberadaanmu disampingku.. 

Menyayangimu adalah harus bagiku.. meski sayang Tuhan lebih kentara dalam diriku..

Ingatlah sayangg ku.. 

Aku selalu menunggumu untuk datang meminangku, menjadikanku istri yang halal bagimu..

Aku selalu mendoakanmu agar kamu lekas sukses dan siap untuk menjadi pilihan hatiku.. aku ingin kau menjadi seseorang yang emngisi hatiku untuk yang terakhir..

Cintaku tak sebanding untuk membalas kasih sayangmu padaku.. 

 

Berikan aku kenyamanan saat berada disisimu, seperti bulan dan malam yang tak dapat dipisahkan..

Setelah kamu membaca ini.. mungkin kamu akan sedikit tersenyum.. 

entah itu karna terharu atau gembira.. yang jelas aku sangat menyayangimu ^_^

Always love u Abii ku :)

Tertanda cintamu.. Umii ..